ReadRead.me Schlagzeilen, Newsticker, Presse vergleichen

Sonntag, 16.05. '21, 06:57
« Zurück zu den News

Schlagzeile
Rakyat Merdeka Logo
Rakyat Merdeka am 19.04.2021 23:10:00

Terjadi 3 Kali Sehari

Zusammenfassung: ... Bencana kebakaran di DKI Jakarta seperti minum obat saja, sehari rata-rata terjadi tiga kali. Untuk mengurangi musibah itu, masyarakat diharapkan aktif melakukan pencegahan. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satriadi Gunawan mengungkapkan, pada periode Januari-April 2021, tercatat ada sebanyak 372 kebakaran yang terjadi di seluruh wilayah Ibu Kota. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, frekuensi kebakaran turun sebanyak 31 persen. Penurunan tersebut, menurutnya, terjadi karena kesadaran warga untuk melakukan pencegahan terhadap ancaman kebakaran semakin tinggi. Peningkatan kesadaran itu dampak dari aksi Gulkarmat yang sering melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran melalui pengeras suara di fasilitas masyarakat seperti surau atau masjid. “Cara kita memang agak tradisional. Yakni, dengan pengeras suara di fasilitas masyarakat seperti surau atau masjid. Tetapi itu justru dampaknya menurunkan kasus kebakaran 31 persen,” ujar Satriadi di Jakarta, Minggu (18/4) lalu. Disebutkannya, sosialisasi pencegahan kebakaran melalui pengeras suara telah dilakukan di hampir 2.300 titik di Jakarta. Sosialisasi lewat pengeras suara menjadi pilihan karena saat ini tidak bisa mengumpulkan masyarakat dalam jumlah banyak. “Selain lewat pengeras suara, kami juga memakai teknologi, media sosial,” tambahnya. Anggota Komisi ADPRD DKI, August Hamonangan menyarankan, Dinas Gulkarmat DKI Jakarta mengoptimalkan mitigasi kebakaran sejak dini. Khususnya di kampung padat penduduk. Selain itu, menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di titik-titik lokasi permukiman rawan kebakaran. “APAR di lingkungan padat penduduk juga harus ada dan merata. Paling penting, harus berfungsi baik dalam kondisi normal. Jadi tak mengandalkan petugas, sebelum petugas datang ke lapangan, sudah ada upaya warga,” sarannya. Ketua Komisi A DPRD DKI Mujiyono juga menilai, penanganan kebakaran Dinas Gulkarmat masih lamban. Diingatkannya, Dinas Gulkarmat DKI tidak boleh hanya mengandalkan aspek manajemen respons cepat atau quick time response. Perlu ada kajian pemetaan yang lebih terukur dan sistematis terhadap lokasi permukiman padat penduduk yang berpotensi kebakaran. “Komisi A DPRD Komisi pernah memberikan kajian itu kepada Dinas Gulkarmat soal penanganan permukiman kumuh maupun penanganan penanggulangan kebakaran,” tegasnya. Ribuan Warga Terdampak Kebakaran paling anyar terjadi di Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada Minggu (18/4). Berdasarkan keterangan Lurah Keagungan Ian Imanuddin, ada sekitar 1.000 orang warga yang tinggal di RW 1 dan RW 2 Kelurahan Keagungan jadi korban dari kebakaran ini.   “Prediksi kami 1.000 orang warga tedampak, mereka dari 175 KK (kepala keluarga). Data terus diperbaharui,” kata Ian, kemarin. Kebakaran di Kelurahan Keagungan terjadi sore sekitar pukul 15.30 WIB. Api diduga berasal dari konsleting listrik di salah satu rumah warga. Warga gotong-royong memadamkan api membantu puluhan petugas pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan pada Minggu malam. Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat, Eko Sumarno merincikan, data terakhir ada 112 rumah tinggal yang berada di RW 01 dan RW 02 Taman Sari, Jakarta Barat, yang hangus. Selain itu, ada 250 Kepala Keluarga terdampak kebakaran ini. Mereka berada di RT 001 dan 005 di RW 01 serta RT 004, 005, 006, 007, 008 di RW 02. Meski demikian, sejauh ini belum ada laporan jiwa. Lima orang warga dinyatakan luka-luka akibat insiden itu. Eko menjelaskan, ada 23 unit damkar dan 124 personel pemadam yang dikerahkan untuk memadamkan kebakaran. Pemadaman sempat terkendala akibat akses jalan menuju lokasi yang sempit. “Petugas juga mengalami kendala dalam hal koordinasi pemutusan arus listrik di TKP dan warga yang kurang kondusif pada saat petugas melakukan operasi pola pemadaman,” terang Eko. Berdasarkan pantauan, hingga kini, di lokasi terdapat terdapat beberapa ambulans dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas pun disiagakan. Sejumlah lokasi pengungsian pun didirkan. Baik di tenda darurat, maupun di sekolah dekat lokasi. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria telah menyambangi lokasi pengungsian korban kebakaran di Jalan Keadilan Dalam I Keagungan, Tamansari, pada Senin (19/04) dini hari. Dalam kunjungan ini, Riza didampingi Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Sabdo Kurnianto serta jajaran menuju lokasi pengungsian di SMP Muhammadiyah 32 Jakarta. “Duka mendalam kami sampaikan untuk seluruh korban, keluarga korban, dan warga terdampak,” ujar Riza dalam unggahan akun di media sosial Twitter @ArizaPatria. Dalam foto yang dibagikan, nampak pengungsian tinggal dengan fasilitas ala kadarnya dengan terpal biru. Namun, meski nampak berdesakan, sejumlah pengungsi tetap mengenakan masker. Bantuan sembako dan lainnya sudah datang ke lokasi menggunakan mobil boks masing-masing instansi. Kata Riza, sementara ini ada lima warga yang mengalami luka-luka akibat peristiwa nahas tersebut. Dua orang langsung dirujuk ke Puskesmas Taman Sari, sedangkan tiga warga lainnya ditangani di lokasi. Pemprov DKI Jakarta mengerahkan sejumlah instansi lintas dinas untuk membantu korban kebakaran di Taman Sari tersebut. “Kebutuhan mendesak yang terus kami penuhi antara lain terpal, selimut, dan lain-lain untuk warga yang mengungsi. Terima kasih untuk seluruh petugas lintas dinas, terima kasih untuk keluarga besar SMP Muhammadiyah 32,” kata Riza. Wagub mengimbau warga agar berhati-hati terhadap potensi kebakaran, khususnya di lingkungan perumahan. Warga hendaknya waspada dalam penggunaan kompor gas, rangkaian kabel yang sudah lama dan lapuk, hingga penggunaan saklar di rumah. Dia berharap, kasus kebakaran di Ibu Kota terus berkurang tahun ini. [FAQ] ]]> ...

Schlagwörter: Januari-April, Disebutkannya, Diingatkannya, Penyelamatan, Peningkatan


Link zu den Schlagzeilen bei Rakyat Merdeka: Terjadi 3 Kali Sehari Kebakaran Di Ibu Kota Seperti Minum Obat Aja

Statistik: Klicks auf den Artikel "Terjadi 3 Kali Sehari Kebakaran Di Ibu Kota Seperti Minum Obat Aja" hier bei ReadRead.me in den letzten 24 Stunden


Link zum Artikel bei Rakyat Merdeka: Terjadi 3 Kali Sehari Kebakaran Di Ibu Kota Seperti Minum Obat Aja